4 Fitur Antivirus For Android Yang Tidak Bermanfaat

Antivirus di Android hanya membebani sistem dan menguras baterei smartphoneFitur-fitur antivirus untuk sistem operasi Android sebenarnya useless alias tidak bermanfaat sama sekali, alasannya karena fungsi-fungsi tersebut sudah tersemat dalam sistem operasi itu sendiri. Yang membedakan hanyalah penamaan saja, maka dari itu dalam artikel sebelumnya kami menyimpulkan bahwa sistem operasi Android tidak perlu antivirus.

Sistem operasi Android 'dibangun' berdasarkan kernel Linux, setiap orang (terutama yang familiar) dengan Linux tentunya mengetahui bahwa OS tersebut memiliki tingkat keamanan yang lebih baik daripada sistem operasi lain, terutama Windows.

Tapi semenjak Android melejit, keamanan Linux OS seakan-akan ditampar keras dengan munculnya isu yang menyatakan sistem operasi Android merupakan OS yang memiliki ancaman keamanan tertinggi dibanding mobile operating system lainnya. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar, karena sesuatu yang populer akan senantiasa menjadi sasaran empuk bagi pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan sepihak, mulai dari yang bersifat materi maupun non-materi.

Kembali ke pembahasan, berbagai produk antivirus untuk sistem operasi Android jika ditelaah lebih detail akan memiliki 4 fitur umum, yaitu :
  1. Anti Theft
  2. App Lock
  3. Camera Trap; dan
  4. Antivirus
Dan dibawah ini kami jelaskan kenapa 4 fitur umum tersebut tidak berguna untuk sistem operasi Android.

Anti Theft

Anti Theft pada antivirus Android merupakan sebuah fitur yang bertujuan untuk mencegah pencurian. Cara kerjanya adalah koneksi 2 perangkat, penggabungan sensor, pengukuran jarak dan pelacakan via GPS. Anda bisa melakukan pengaturan tertentu, sehingga ketika smartphone Android berada diluar jarak tertentu akan memberikan pemberitahuan terhadap smartphone lain yang sudah dihubungkan sebelumnya.

Jika smartphone tersebut terlanjur berada diluar jarak tertentu alias hilang, maka anda bisa melakukan tracking (pelacakan) menggunakan fitur GPS. Tapi perlu diingat bahwa anda hanya akan bisa melacak keberadaan smartphone tersebut jika :
  1. Smartphone yang hilang terhubung ke internet
  2. Fitur GPS pada smartphone yang hilang berada dalam kondisi aktif
Fitur Anti Theft akan menjadi tidak berguna jika :
  1. Smartphone yang hilang tidak terhubung ke internet
  2. GPS berada dalam kondisi non aktif
  3. Anda tidak memberi fitur pengaman standar seperti PIN, password, pattern, finger print dan face lock.
  4. Sudah dilakukan factory reset, proses wiping terhadap partisi sistem serta firmware flashing; dan
  5. Fitur ini sebenarnya sudah tertanam secara default dalam sistem operasi Android
Jadi, daripada membebani smartphone dengan aplikasi tambahan, kami sarankan anda untuk menggunakan yang bawaan saja supaya bisa menghemat media penyimpanan, ram/memori, mengurangi beban prosessor serta menghemat dan menjaga daya tahan baterai.

App Lock

App Lock berfungsi untuk mengunci aplikasi-aplikasi tertentu supaya tidak sembarang orang bisa mengakses, misalnya anda mengamankan WhatsApp supaya orang lain tidak membaca pesan ketika smartphone dipinjam atau hilang. Aplikasi bisa diamankan menggunakan PIN, password dan pattern.

Jika anda menjelajah smartphone, maka fitur tersebut sebenarnya sudah ditanamkan secara default dalam sistem operasi Android (pure maupun custom Android OS).

Jika privasi dalam menggunakan smartphone Android menjadi salah satu hal yang anda prioritaskan, maka fitur App Lock memang bermanfaat, dan akan lebih bermanfaat jika menggunakan App Lock bawaan saja untuk mengurangi beban sistem serta menjaga sumber daya smartphone tetap terjaga.

Camera Trap

Menurut kami, fitur ini sedikit gokil. Sebab anda bisa melihat dengan jelas siapa yang mencoba mengakses smartphone Anda ketika orang tersebut gagal membuka smartphone yang terkunci. Meskipun belum semua vendor smartphone menerapkan fitur ini, akan tetapi sebagian besar vendor-vendor ternama seperti Asus sudah menanamkannya.

Bagi sebagian orang mungkin fitur ini berguna, tapi kami tetap menganggapnya tidak berguna. Sebab anda tidak akan melihat siapa yang mencoba mengakses smartphone anda jika smartphone tersebut hilang. Iya kan ?

Antivirus

Ini adalah fitur utama dari antivirus. Fitur ini bekerja dengan melakukan pemindaian terhadap beragam aplikasi dan file serta aktivitas browsing.

Pemindaian terhadap file yang tidak berasal dari Google Store mungkin bermanfaat, karena banyak pengguna smartphone Android yang menginstall apk secara unofficial. Akan tetapi aplikasi yang beredar diluar Playstore biasanya tidak berbahaya dan sangat jarang yang disisipi kode jahat, sehingga fitur pemindaian tetap useless alias tidak bermanfaat.

Selain akan menambah beban sistem, fitur scanning pada antivirus akan mengkonsumsi baterai tiada henti, membuat prosessor terus bekerja sehingga berakibat pada pemborosan baterai. Dan yang menyebalkan buat kami adalah antivirus-antivirus tersebut akan menampilkan banyak notifikasi, dan tak jarang notifikasi tersebut hanya berupa promosi yang tidak berhubungan dengan serangan/ancaman dari program jahat.

So, itulah akhir pembahasan mengenai 4 fitur yang tidak bermanfaat dari berbagai produk antivirus untuk sistem operasi Android. Semoga ulasan ini bermanfaat dan jika ada yang tidak berkenan kami menerima dengan terbuka setiap ide, saran dan kritik dari anda.