2 Oktober 2017

Cara Menghemat Baterei Smartphone Android Yang Baik dan Benar

Menghemat smartphone Android bisa dilakukan dengan cara mematikan beberapa fitur yang tersemat seperti menonaktifkan koneksi bluetooth, NFC, Wifi dan GPS. Selengkapnya kami akan menguraikan lebih lanjut di paragraf berikutnya.

Tips dari kami mengenai cara menghemat baterei smartphone Android ini berlaku untuk semua merk dan tipe smartphone yang beredar di pasaran, misalnya Samsung, Asus, Oppo, Xiaomi dan lain-lain. Jadi anda tidak usah khawatir, karena caranya bisa dilakukan oleh setiap pemilik smartphone Android.

Sebelum menjelaskan mengenai cara menghemat baterei smartphone Android, kami ingin menjelaskan terlebih dahulu mengenai beberapa hal yang menyebabkan sebagian besar smartphone Android memiliki daya tahan baterei yang rendah yang pada akhirnya berpengaruh pada durasi penggunaan smartphone Android itu sendiri.
Seperti kita ketahui bahwa smartphone Android merupakan sejenis ponsel cerdas yang dilengkapi beragam fitur untuk memanjakan penggunanya. Dan dari sekian banyaknya fitur yang disematkan tersebut ada beberapa yang berpengaruh terhadap daya tahan baterei sekaligus mempengaruhi masa penggunaan smartphone Android itu sendiri.

Berikut ini adalah beberapa tips dari kami mengenai cara menghemat baterei smartphone Android yang baik dan benar :

1. Matikan Koneksi Bluetooth Jika Tidak Digunakan

Dari beberapa penyebab borosnya baterei smartphone Android, koneksi bluetooth merupakan salah satu penyebab umum yang jarang diketahui oleh sebagian besar orang.

Apa pengaruh koneksi Bluetooth yang aktif terhadap baterei smartphone Android? Sebab ketika aktif, maka sebagian kecil daya baterei akan digunakan untuk mentenagai chip bluetooth yang tertanam. Dan seperti kita ketahui bahwa koneksi bluetooth yang hidup dalam waktu cukup lama akan menguras baterei secara perlahan.

Baca juga : Penyebab Smartphone Android Lemot Beserta Cara Untuk Mengatasinya

2. Nonaktifkan Koneksi WiFi, Aktifkan Hanya Ketika Anda Membutuhkannya

Salah satu fitur lama tapi menjadi "barang baru" untuk pengguna smartphone Android adalah koneksi WiFi (Wireless Fidelity).

Merebaknya penggunaan smartphone Android menjadikan WiFi tidak hanya menjadi milik orang-orang yang sudah mengenal WiFi semenjak lama. Bahkan kami seringkali merasa lucu sekaligus bahagia ketika melihat orang-orang yang dulunya tidak mengenal WiFi sekarang begitu kecanduan.

Namun sayangnya memasyarakatnya WiFi tersebut tidak diimbangi oleh pengetahuan yang cukup, salah satunya pengetahuan terhadap efek negatif dari koneksi WiFi yang ada di smartphone Android.

Chipset WiFi merupakan sebuah komponen berupa hardware yang membutuhkan daya listrik relatif besar, sehingga koneksi WiFi yang aktif secara berlebihan akan menyebabkan baterei smartphone Android cepat terkuras.

Perlu diketahui juga ketika koneksi WiFi aktif, maka smartphone Android anda akan terus bekerja ketika tidak terhubung ke access point (hotspot) tanpa anda sadari disebabkan oleh koneksi WiFi yang terus mencari SSID.

Maka dari itu, aktifkan koneksi WiFi hanya ketika anda benar-benar membutuhkannya.

3. Nonaktifkan NFC, Karena Useless di Indonesia

NFC adalah salah satu fitur yang tidak dimiliki oleh semua smartphone Android, biasanya fitur ini hanya ada di beberapa tipe smartphone kelas atas.

NFC bisa digunakan untuk berbagai aktifitas, mulai dari menentukan lokasi, melakukan pembelian tiket dan melakukan pembayaran secara digital.

Fitur NFC tidak jauh berbeda dengan bluetooth dan WiFi, artinya fitur ini aktif karena memiliki hardware berupa chipset didalamnya. Sehingga ketika fitur ini aktif, maka baterei smartphone pun akan terpakai sebagian kecilnya.

Fitur NFC sebaiknya dinonaktifkan, sebab di Indonesia masih sangat jarang tempat seperti toko atau bank yang menggunakannya, artinya ketika artikel ini dibuat, fitur NFC di Indonesia bisa dianggap sebagai sesuatu yang tidak bermanfaat atau useless.

4. Matikan GPS Karena Kurang Bermanfaat

Fitur GPS disematkan ke dalam smartphone Android karena mengadopsi teknologi pada beberapa produk GPS seperti Garmin atau PDA lainnya di masa lalu.

Menurut kami, fitur GPS ini tidak bermanfaat sama sekali, bahkan pencarian alamat seseorang melalui aplikasi seperti Google Maps tetap bisa dilakukan meskipun kita tidak mengaktifkan GPS.

Bahkan dalam beberapa kasus krusial seperti smartphone yang hilang, fitur GPS ini tidak berguna ketika smartphone tersebut sudah ditemukan. Dan hanya ada sebagian kecil manfaat bisa diperoleh dari fitur keren ini.

Maka dari itu kami menyarankan anda untuk menonaktifkan fitur GPS, sebab berdasarkan pengujian yang kami lakukan, fitur GPS ini sangat menguras daya baterei smartphone Android.

5. Nonaktifkan Fitur Kecerahan Layar Otomatis (Automatic Brightness)

Layar smartphone Android adalah komponen hardware yang paling bertanggung jawab menyebabkan borosnya smartphone Android. Oleh karena itu kami menyarankan anda untuk mengatur kecerahan layar di angka minimal jika smartphone Android tidak digunakan, kemudian atur kecerahan layar sesuai dengan kondisi cahaya dan mata anda ketika smartphone digunakan.

Fitur kecerahan layar otomatis selain sangat boros baterei, juga membuat tampilan layar terkadang tidak enak untuk dilihat. Maka dari itu aturlah kecerahan layar secara manual.

6. Matikan Aplikasi dan Service Yang Berjalan di Background

Sistem operasi Android semenjak dirilis sudah mengadopsi fitur multi tasking, meskipun pada kenyataannya hanya sedikit smartphone Android yang mengadopsinya.

Akan tetapi kenyataannya sistem operasi ini tidak langsung "memusnahkan" aplikasi yang sudah dipakai sebelumnya ketika kita memilih aplikasi yang lain, melainkan "menyimpan" aplikasi tersebut di memori dengan tujuan supaya aplikasi tersebut lebih cepat di load.

Fitur recent apps yang ada di smartphone Android sebaiknya anda ketahui, sehingga ketahanan baterei bisa terjaga dengan baik dari waktu ke waktu.

Selain aplikasi, kami juga menyarankan anda untuk mematikan beberapa service yang tidak dibutuhkan, misalnya dictionary, speech recognition, audio fx, bookmark provider, cell broadcast, emergency information, market feedback agent, nfc service, photo screensaver, setup wizard dan lain-lain. Anda bisa dengan mudah menonaktifkan service-service dan aplikasi yang menguras baterei dengan menggunakan aplikasi ROM Toolbox yang dikembangkan ol JRummy.

7. Kurangi Penggunaan Kamera

Smartphone Android semenjak dirilis pertama kali ke publik menanamkan fitur fotograpi dengan memasukkan kamera didalamnya.

Untuk anda yang menginginkan baterei android tetap awet, kami menyarankan anda untuk mengurangi penggunaan kamera jika memang tidak digunakan untuk keperluan yang benar-benar dibutuhkan.

Penggunaan fitur kamera di smartphone Android akan menyebabkan baterei terkuras, karena saat kamera diaktifkan, maka bukan hanya kamera yang aktifk, melainkan layar, prosessor, ram dan storage.

Panasnya smartphone ketika anda mengaktifkan kamera merupakan sebuah indikasi bahwa fitur ini menggunakan daya yang sangat besar, apalagi jika anda melakukan perekaman video.

Itulah tips dari kami mengenai cara menghemat baterei smartphone Android yang baik dan benar. Semoga apa yang kami tulis kali ini bermanfaat untuk anda.