11 Oktober 2017

Ciri-Ciri Bakso Yang Mengandung Daging Babi

Bakso merupakan salah satu item kuliner yang bisa ditemukan dengan mudah di hampir sebagian besar daerah di Indonesia, dari pedesaan hingga perkotaan kita bisa dengan mudah menemukan bakso dan olahan yang terbuat dari bakso.

Dengan harga yang terbilang ekonomis, bakso memang menjanjikan citarasa yang segar dan gurih tanpa harus menguras dompet.

Tapi sayangnya kepopuleran bakso seringkali ditampar oleh tingkah beberapa oknum pembuat meatball ini, salah satunya dengan mencampur beberapa jenis daging berkategori haram dengan tujuan untuk mengurangi pengeluaran biaya pembuatan bakso.
Beberapa jenis daging yang seringkali digunakan atau dicampur kedalam bakso antara lain :
  • Daging babi
  • Daging tikus
  • Daging anjing; dan
  • Daging ular
Penggunaan daging-daging tersebut tentunya merupakan sebuah hal yang menjijikkan sekaligus dihindari, terutama oleh masyarakat Indonesia yang notabene mayoritas beragama Islam. Sebab mengkonsumsi daging-daging yang kami sebutkan sebelumnya itu jelas dilarang dalam agama Islam.

Dalam rangka menambah wawasan anda, berikut ini saya sertakan beberapa ciri-ciri bakso yang mengandung (atau dicampur) dengan daging babi :

Warna bakso lebih pucat. Bakso yang mengandung daging babi akan memiliki warna yang lebih pucat jika dibandingkan dengan bakso yang terbuat dari daging sapi. Hal ini disebabkan oleh daging babi itu sendiri yang termasuk kedalam kategori white meat.

Bakso yang mengandung daging babi akan memiliki perbedaan yang cukup mencolok ketika selesai direbus, yakni dari warnanya yang lebih pucat atau putih.

Anda bisa dengan mudah mengenali ciri-ciri ini menggunakan mata telanjang, tapi sebaiknya anda lebih jeli, sebab ada juga bakso yang warnanya hampir mirip dengan bakso sapi, yakni bakso yang mengandung daging babi hutan. Oleh sebab itu silahkan simak ciri-ciri berikutnya supaya anda bisa membedakannya.

Tekstur bakso lebih lunak dan berminyak. Daging babi memiliki karakter lebih lunak dan lebih berminyak dibanding daging sapi.

Karakteristik daging babi tersebut tidak akan hilang seluruhnya meskipun sudah diolah dan dicampurkan kedalam bakso. Oleh sebab itu bakso yang mengandung daging babi akan terlihat lebih berminyak, baik dari segi kuah maupun ketika kita mengiris dan meraba bagian tengah bakso dengan tangan. Sedangkan bakso yang terbuat dari daging sapi akan terasa lebih kesat ketika bagian dalamnya di belah.

Aroma bakso lebih tajam dan amis. Dikarenakan daging babi memiliki kadar lemak yang lebih tinggi dibandingkan daging sapi, maka bakso yang mengandung daging babi relatif akan memiliki aroma amis yang lebih tajam meskipun bakso tersebut telah disamarkan oleh berbagai jenis sayur dan rempah.

Demikianlah ciri-ciri bakso yang mengandung daging babi, semoga artikel ini memberikan tambahan informasi, wawasan dan pengetahuan kita semua. Amin.