24 September 2017

Penyebab dan Cara Mengatasi Smartphone Android Yang Lemot

Sering jengkel karena pekerjaan atau aktifitas bermain game terhambat oleh lemotnya smartphone Android yang anda gunakan? Tidak usah risau, sebab artikel ini akan membantu anda mengatasi permasalahan tersebut.

Sebelum melanjutkan membahas mengenai penyebab lemotnya smartphone Android, kami akan membantu menjelaskan terlebih dahulu mengenai variannya terlebih dahulu.

Smartphone Android itu diproduksi oleh banyak vendor. Banyaknya vendor yang memproduksi menyebabkan keragaman spesifikasi di smartphone Android, baik itu hardware maupun software.

Untuk smartphone Android dengan spesifikasi menengah ke bawah biasanya akan memiliki hardware pendukung yang "seadanya". Kondisi tersebut pada akhirnya menyebabkan sistem operasi Android kurang bisa beroperasi secara maksimal.

Selain konfigurasi hardware yang disematkan memiliki spesifikasi yang serba terbatas, smartphone Android mid-low-end juga seringkali disematkan beberapa aplikasi yang sebenarnya justru akan membebani kinerja smartphone itu sendiri. Beberapa aplikasi tambahan (add-on) tersebut misalnya speech recognition, touch keyboard, app store dan permainan (yang mengharuskan anda untuk mendownloadnya terlebih dahulu sebelum bisa dimainkan).
Dan berikut ini adalah beberapa poin yang menyebabkan smartphone Android menjadi lemot atau lambat kinerjanya :

Konfigurasi Hardware Yang Seadanya. Beberapa hardware yang bertanggungjawab besar terhadap baik dan tidaknya smartphone Android antara lain :
  1. Processor atau CPU
  2. GPU
  3. RAM
  4. ROM (internal memori)
  5. Baterei
  6. Touch components
Processor atau cpu merupakan salah satu komponen hardware paling utama yang menentukan "cepat dan lambatnya" sebuah smartphone Android menangani perintah yang diberikan oleh user maupun perintah logic yang dilakukan oleh berbagai macam service yang berjalan di background.

Jika smartphone Android anda termasuk dalam kategori low-mid end, pastikan bahwa anda tidak menginstall banyak aplikasi yang menuntut prosessor bekerja ekstra keras, misalnya game serta pengolah foto atau video.
Selain prosesor, GPU atau unit pemroses gambar juga berperan penting dalam mempengaruhi kinerja smartphone Android.

Lagging dan grafik yang patah-patah merupakan salah satu tanda yang bisa dijadikan indikasi bahwa GPU dalam smartphone Android anda memiliki kualitas rendah.

RAM atau orang-orang menyebutnya sebagai memori merupakan sebuah chip yang berfungsi "untuk menampung sementara" perintah dan file-file yang dibutuhkan sebelum diteruskan untuk diproses oleh CPU (processor).

Semakin cepat kecepatan RAM, maka kinerja smartphone Android juga akan semakin baik. Lalu bagaimana dengan kapasitas RAM itu sendiri? Buat kami, kapasitas RAM itu tidak lebih berarti daripada kecepatan, sebab kami jarang menggunakan aplikasi berukuran besar dan berat.

Baterei, jangan anggap remeh komponen yang satu ini. Sebab tanpa baterei, maka smartphone Android tidak bisa digunakan.

Hampir sebagian besar baterei smartphone Android saat ini menggunakan baterei berjenis Li-Ion. Kenali jenis baterei tersebut dengan baik, sebab ada beberapa kondisi khusus yang perlu diikuti supaya baterei bisa bekerja dengan baik, misalnya jangan dioperasikan di tempat bersuhu -10°.

ROM atau memori internal adalah sebuah chip yang ditanamkan kedalam motherboard setiap smartphone Android. ROM ini dipartisi sedemikian rupa menjadi beberapa bagian, yakni root, swap, system, cache dan data.

Partisi data di dalam ROM smartphone android lazim digunakan sebagai "tempat" untuk menginstall aplikasi, musik, foto dan jenis file lainnya.

Semakin rendah kualitas chip ROM yang digunakan dalam sebuah smartphone Android, maka semakin rendah pula performa smartphone tersebut.

Touch components atau komponen yang berhubungan langsung dengan pengguna juga sangat berpengaruh terhadap cepat dan tidaknya sebuah smartphone Android.

Jika anda pernah jengkel dengan jeda antara sentuhan jari dan respon di layar, maka bisa dipastikan bahwa komponen tersebut berkualitas rendah. Kondisi seperti ini bisa kita temukan dengan mudah pada beberapa smartphone maupun tablet Android yang memiliki harga ekonomis, bahkan sangat ekonomis.

Cara Mengatasi Smartphone Android Yang Lemot

Setelah mengetahui penyebab lemotnya smartphone Android, berikut ini beberapa tips dari kami untuk mengatasi smartphone Android yang lemot :

A. Jika Ada Dana Lebih, Belilah Smartphone Android Kategori Mid-High End

Ini bukanlah sebuah keharusan, tapi jika pekerjaan anda menuntut penggunaan smartphone Android yang kencang, maka pilihlah yang paling sesuai dengan dana serta kebutuhan anda.

Kami memiliki prinsip "lebih baik mengeluarkan tambahan beberapa rupiah untuk mendapatkan performa yang sesuai kebutuhan daripada jengkel karena tergiur harga murah di awal".

Tidak usah terburu-buru membeli smartphone Android jika kebutuhan anda hanya sekedar memutar lagu dan melihat koleksi foto.

Luangkan waktu untuk menabung supaya anda bisa mendapatkan smartphone Android impian. Dan ingat satu hal jangan pernah memaksakan diri mengikuti perkembangan jika dana dan kebutuhan tidak menuntut anda untuk mengikutinya.

B. Tune-Up Smartphone Android Minimal Sehari Sekali

Pekerjaan kami sangat berhubungan erat dengan pengembangan aplikasi Android, selama itu pula kami rutin melakukan tune-up seperti pembersihan cache, uninstall aplikasi hasil debug, mematikan beberapa aplikasi-aplikasi yang jalan secara otomatis serta menahan diri menggunakan smartphone diluar batas kewajaran (misalnya menjemurnya seharian di bawah sinar matahari langsung).

C. Gunakan Smartphone Android Sesuai Keperluan dan Spesifikasinya

Metode ini merupakan cara terbaik untuk mengatasi turunnya kinerja smartphone Android, tapi anda mesti memiliki sedikit pengetahuan mengenai spesifikasi hardware yang digunakan.

Setelah mengetahui spesifikasinya, kami harap anda bisa mengukur (akan lebih baik melakukan pengujian dengan cara menginstall aplikasi-aplikasi yang ada di Google Playstore).

Dari eksperimen tersebut, pilah dan pilihlah aplikasi mana saja yang berjalan dengan baik serta sesuai atau dirasa akan memenuhi kebutuhan anda. Jangan lupa uninstall aplikasi yang tidak dibutuhkan yang digunakan dalam pengujian sebelumnya.

D. Charge Baterei Smartphone Dalam Kondisi Off

Ini adalah salah satu tips yang disarankan untuk dilakukan jika anda menginginkan performa smartphone Androidnya tetap terjaga.

Baterei smartphone Android sebaiknya di charge ketika level baterei sudah berada di angka 10% - 15 %.

Mengisi ulang baterei dalam kondisi off akan menjaga suhu smartphone tetap terjaga. Jangan lupa untuk menjauhkan smartphone yang sedang di charge tersebut dari tempat yang melebihi batas pengoperasian serta jauhkan pula dari bahan-bahan yang mudah terbakar dan mudah pecah/bocor.

Terakhir, jangan biarkan baterei smartphone Android di terua charge jika kapasitasnya sudah penuh.

E. Hindari Menggunakan Aplikasi Tune-Up Secara Berlebihan

Kami seringkali mendapat beberapa pertanyaan yang mengeluh karena smartphone Androidnya lambat, bahkan sangat lambat.

Mereka berkata bahwa mereka sudah menginstall dan menggunakan beberapa aplikasi tune-up.

Jika anda sedang mengalami kondisi seperti itu, kami menyarankan anda untuk menggunakan aplikasi-aplikasi tune-up secara wajar (gunakan maksimal 2 aplikasi saja).

Perlu di ingat bahwa semakin banyak aplikasi tune-up diinstall di sebuah smartphone Android, maka aplikasi-aplikasi tersebut akan menggunakan sumber daya yang ada, dari mulai penyimpanan internal, CPU dan RAM. Jika sudah begini, smartphone Android justru "akan kelebihan muatan" yang pada akhirnya bekerja sangat lambat dan jauh dari ekspetasi.

Pilih dan gunakan 1 hingga 2 aplikasi tune-up yang benar-benar bisa berjalan dengan baik di smartphone Android. Anda bisa mendapatkannya dengan memilih 1-2 aplikasi yang mana fitur-fiturnya paling lengkap.

Itulah penjelasan dari kami mengenai beberapa penyebab lemotnya smartphone Android beserta cara mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih atas atensi anda.